SKU: BAT-56323798
Stok: 1
Batu Bacan Totol Hitam Ring: Titanium Uk.Ring: 6,5 Dimensi Batu: Est 17x13x08mm
BATU BACAN TOTOL HITAM- WARNA HIJAU KEBIRUAN
Pesona Alam Maluku yang Tak Lekang oleh Waktu
Lahir dari gugusan Pulau Bacan di Maluku Utara, batu ini merupakan salah satu permata Nusantara yang telah lama menjadi incaran para kolektor. Warna hijau kebiruan yang elegan berpadu dengan motif hitam alami menciptakan karakter yang kuat, mewah, dan berkelas.
Saat disinari, batu memancarkan cahaya hijau yang hidup dari dalam, memperlihatkan kualitas material yang baik sekaligus menjadi bukti keindahan alami yang dibentuk oleh proses geologi selama jutaan tahun.
Dipasang pada ring bergaya klasik berwarna emas, keseluruhan tampilannya memancarkan kesan elegan tanpa kehilangan nuansa antik yang menjadi ciri khas batu koleksi.
Filosofi
Dalam filosofi budaya Nusantara, warna hijau melambangkan pertumbuhan, harapan, keseimbangan, dan ketenangan batin. Corak hitam alami yang menyertainya menggambarkan keteguhan serta pengalaman hidup yang membentuk kedewasaan.
Batu ini menjadi simbol seseorang yang:
* Bijaksana dalam mengambil keputusan.
* Tenang menghadapi setiap tantangan.
* Terus bertumbuh tanpa kehilangan jati diri.
* Memiliki wibawa yang lahir dari pengalaman, bukan sekadar penampilan.
Kecocokan Weton
(Sebagai filosofi budaya Jawa, bukan kepercayaan yang bersifat pasti.)
Karakter Batu Bacan sering dikaitkan dengan pemilik weton yang memiliki sifat sabar, tekun, dan mudah membangun hubungan baik, seperti:
* Senin Legi
* Selasa Kliwon
* Rabu Pahing
* Kamis Pon
* Jumat Wage
Namun pada dasarnya, batu ini dapat dikenakan siapa saja yang mengagumi keindahan batu alam dan nilai seni yang terkandung di dalamnya.
Keunggulan Batu
β Batu Bacan natural dari Maluku Utara.
β Warna hijau kebiruan yang elegan.
β Disenter tembus cahaya hijau terang.
β Corak hitam alami yang unik dan tidak berulang.
β Cocok sebagai koleksi maupun dipakai sehari-hari.
Gubug Watu
Antik β’ Unik β’ Langka β’ Natural
βBatu Bacan bukan sekadar perhiasan. Ia adalah jejak waktu, karya alam, dan simbol keteguhan yang diwariskan bumi kepada mereka yang menghargai keasliannya.β