Batu Koleksi Antik
Daftar Masuk
Batu Koleksi Antik
Toggle sidebar
Main Product Image
Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet
Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet
Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet
Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet

Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet

SKU: BAT-48569780

Stok: 1

Rp. 299,000

Deskripsi

Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor: Blarak Sinebet Ring: Alpaka Uk.Ring: 9 Dimensi Batu: Est 19x13x07mm

Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet


Simbol Keteguhan, Kebijaksanaan, dan Keunikan Karya Alam


Batu akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet merupakan salah satu koleksi batu akik yang memiliki karakter visual sangat khas. Batu ini memperlihatkan garis lurus berwarna merah kecokelatan yang membelah bagian tengah batu, menyerupai sodo lanang (lidi atau tongkat laki-laki). Di sekelilingnya tampak gradasi warna bening keabu-abuan dengan pola alami yang mengingatkan pada blarak sinebet, yaitu daun kelapa yang terselip rapi.


Perpaduan kedua motif tersebut menciptakan tampilan yang elegan, sederhana, namun sarat makna, menjadikannya salah satu batu yang banyak diminati oleh kolektor batu akik bermotif unik.


βΈ»


Karakter Batu


Nama Batu : Batu Akik Sulaiman Sodo Lanang Pamor Blarak Sinebet


Jenis Mineral : Chalcedony (Varietas Agate)

Kelompok Mineral : Kuarsa Mikrokristalin (Microcrystalline Quartz)

Warna : Bening keabu-abuan dengan garis merah kecokelatan alami

Motif :

* Sodo Lanang

* Pamor Blarak Sinebet

Kilap : Kaca (Vitreous)

Keaslian : Batu Natural tanpa rekayasa motif


βΈ»


Keunikan Batu


Keistimewaan batu ini terletak pada garis mineral alami yang membentuk motif Sodo Lanang, tampak seperti sebuah tongkat yang berdiri tegak di tengah batu. Di sisi kanan dan kirinya terlihat gradasi lembut menyerupai helaian daun kelapa yang terselip (Blarak Sinebet), memberikan kesan harmonis dan seimbang.


Motif seperti ini terbentuk melalui proses pengendapan mineral selama jutaan tahun, sehingga tidak ada dua batu yang benar-benar identik.


βΈ»


Filosofi Tradisional


Dalam tradisi pecinta batu akik Nusantara, motif Sodo Lanang sering dimaknai sebagai lambang:


* Keteguhan pendirian.

* Kejujuran dalam bertindak.

* Kepemimpinan yang bertanggung jawab.

* Kekuatan menjaga prinsip hidup.


Sementara motif Blarak Sinebet melambangkan:


* Kerendahan hati.

* Kesabaran.

* Keharmonisan dalam keluarga.

* Kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.


Makna-makna tersebut merupakan bagian dari warisan budaya dan tradisi masyarakat, sehingga dipahami sebagai simbol atau filosofi, bukan klaim yang dapat dibuktikan secara ilmiah.


βΈ»


Kecocokan Weton (Tradisi Jawa)


Dalam sebagian tradisi Jawa, batu bermotif Sodo Lanang dipercaya cocok bagi mereka yang memiliki karakter sebagai penuntun, pemimpin, atau penengah. Batu seperti ini sering dikaitkan dengan weton:


* Senin Pon

* Rabu Wage

* Kamis Legi

* Jumat Kliwon


Secara tradisional, batu ini dipercaya menjadi simbol pengingat agar pemiliknya senantiasa memegang teguh prinsip, bersikap adil, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan. Penafsiran weton dapat berbeda-beda menurut tradisi dan keyakinan masing-masing.


βΈ»


Perawatan Batu


* Bersihkan menggunakan kain halus setelah digunakan.

* Hindari benturan keras agar permukaan batu tetap terjaga.

* Simpan di tempat yang kering dan terpisah dari batu lain untuk menghindari goresan.


βΈ»


Mengapa Layak Dikoleksi?


βœ” Motif Sodo Lanang yang terbentuk alami.

βœ” Pamor Blarak Sinebet yang lembut dan artistik.

βœ” Warna bening dengan kontras garis mineral yang menawan.

βœ” Memiliki nilai estetika tinggi dan karakter yang tidak dapat diduplikasi oleh alam.

βœ” Cocok sebagai koleksi pribadi, hadiah, maupun pelengkap penampilan dengan sentuhan budaya Nusantara.


βΈ»


Koleksi Eksklusif Gubug Watu


Antik β€’ Unik β€’ Langka β€’ Natural


Di Gubug Watu, setiap batu dipilih berdasarkan keaslian, karakter, dan keunikan motif alaminya. Kami menghadirkan koleksi yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga merepresentasikan kekayaan geologi Nusantara yang terbentuk selama jutaan tahun. Setiap batu memiliki cerita alamnya sendiri, menjadikannya lebih dari sekadar perhiasanβ€”melainkan sebuah karya alam yang bernilai untuk dinikmati dan dikoleksi.