SKU: BAT-23098310
Stok: 1
Batu Akik Hijau Lumut Ring: Batok Kelapa Uk.Ring: 7,5 Dimensi Batu: Est 18x13x08mm
Batu Cincin Akik Hijau Lumut / Moss Agate
Batu cincin dengan warna hijau tua pekat yang dihiasi inklusi menyerupai hamparan lumut alami, serta dibalut dengan ring berbahan organik eksotis, memancarkan pesona alam yang sangat tenang dan membumi. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jenis, nama, karakteristik, filosofi, kecocokan weton, serta nilai estetikanya:
1. Jenis dan Nama Batu
Jenis Batu: Batu ini termasuk dalam kelompok mineral silikat mikrokristalin dari keluarga Chalcedony alami yang memiliki inklusi mineral hijau di dalam strukturnya.
Nama Populer: Dikenal luas di kalangan pencinta batu akik nusantara sebagai Batu Akik Lumut atau Moss Agate, yang dipadukan secara harmonis dengan emban ring eksklusif berbahan Batok Kelapa (Tempurung Alami) bertekstur khas.
2. Karakteristik Batu
Struktur & Kekerasan: Memiliki tingkat kekerasan yang sangat baik (berkisar antara 6,5 hingga 7 pada skala Mohs), padat, serta memiliki permukaan cembung (cabochon) yang licin dan mengilap.
Motif Visual: Bagian batu menampilkan warna dasar hijau lumut tua yang mendalam dengan bintik-bintik serta awan mineral keputihan di dalamnya, menyerupai pemandangan lumut bawah air atau hutan purba. Karakter ini berpadu sempurna dengan ring batok kelapa berwarna gelap legam bergaris serat alami yang berseni tinggi.
3. Filosofi dan Makna Spiritual
Simbol Ketenangan dan Kesuburan: Batu lumut sejak lama diidentikkan dengan elemen alam yang membawa energi penyembuhan, kedamaian batin, serta keselarasan hidup.
Kestabilan dan Kerezekian: Pola hijaunya yang membumi dipercaya mampu meredakan stres, memberikan rasa tenang (grounding), serta mendatangkan energi positif dan keberuntungan bagi pemakainya.
4. Kecocokan Weton Pengguna
Dalam khazanah tradisi Primbon dan kecocokan energi tradisional, cincin dengan perpaduan elemen bumi dan bahan organik ini sangat selaras digunakan oleh:
Weton berenergi Elemen Tanah, Air, dan Kayu, seperti weton Jumat Wage, Senin Legi, atau Selasa Pahing, yang menghargai ketenangan, kearifan lokal, dan prinsip hidup yang teguh.
Secara umum, cincin ini sangat cocok dikenakan oleh para pencinta alam, kolektor barang antik, atau siapa saja yang ingin menonjolkan karakter diri yang bersahaja, unik, namun tetap berwibawa.
5. Nilai Estetika
Sentuhan Seni Kriya Etnik: Penggunaan bahan ring dari batok kelapa asli yang dikerjakan secara manual (handmade) menciptakan perhiasan yang memiliki nilai seni kriya tinggi dan eksklusif.
Nuansa Klasik yang Membumi: Perpaduan warna natural batu hijau lumut dengan gelapnya tempurung kelapa menghadirkan kesan estetik yang hangat, antik, serta sarat akan seni budaya tradisional yang berkelas di jari Anda.