SKU: AKI-29780712
Stok: 1
Akik Sulaiman Motif Ring Batok Kelapa Ring: Uk.Ring: Dimensi Batu: Est
Batu Cincin Akik Sulaiman Motif / Fortification Agate Berbalut Batok Kelapa.
Batu cincin dengan corak garis geometri alami yang unik dan menawan, serta dibalut dengan ring berbahan dasar organik eksotis, memancarkan pesona klasik yang sarat makna. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jenis, nama, karakteristik, filosofi, kecocokan weton, serta nilai estetikanya:
1. Jenis dan Nama Batu
Jenis Batu: Batu ini termasuk dalam kelompok mineral silikat mikrokristalin dari keluarga Chalcedony atau Agate alami yang terbentuk melalui proses pelapisan mineral secara berkala di dalam rongga batuan.
Nama Populer: Dikenal luas di Nusantara sebagai Batu Akik Sulaiman atau Fortification Agate (Agate Benteng/Pusat Pusaran), yang dipadukan secara harmonis dengan emban ring eksklusif berbahan Batok Kelapa (Tempurung Alami) bertekstur khas.
2. Karakteristik Batu
Struktur & Kekerasan: Memiliki tingkat kekerasan yang sangat baik (berkisar antara 6,5 hingga 7 pada skala Mohs), padat, serta memiliki permukaan cembung (cabochon) yang sangat licin dan mengilap.
Motif Visual: Bagian batu menampilkan formasi garis-garis lapisan melingkar atau membentuk sudut geometris (menyerupai piramida atau mata panah) dengan gradasi warna putih susu, krem, dan kecokelatan. Pola ini berpadu sempurna dengan ring batok kelapa berwarna gelap legam bergaris serat alami yang berseni tinggi.
3. Filosofi dan Makna Spiritual
Simbol Perlindungan dan Kewibawaan: Dalam tradisi lokal, batu jenis Sulaiman sering diidentikkan dengan lambang kebijaksanaan, keteguhan hati, serta perlindungan diri dari energi negatif.
Fokus dan Kestabilan Batin: Pola garis berlapis yang terpusat dipercaya mampu membantu meningkatkan konsentrasi, memberikan ketenangan jiwa, serta menumbuhkan rasa percaya diri yang matang bagi pemakainya.
4. Kecocokan Weton Pengguna
Dalam khazanah tradisi Primbon dan kecocokan energi tradisional, cincin dengan perpaduan elemen bumi dan bahan organik ini sangat selaras digunakan oleh:
Weton berenergi Elemen Tanah dan Air, seperti weton Jumat Wage, Senin Legi, atau Selasa Pahing, yang menghargai ketenangan, kearifan lokal, dan prinsip hidup yang teguh.
Secara umum, cincin ini sangat cocok dikenakan oleh para pemimpin, kolektor barang antik, atau siapa saja yang ingin menonjolkan karakter diri yang bersahaja, unik, namun tetap berwibawa.
5. Nilai Estetika
Keunikan Seni Kriya Etnik: Penggunaan bahan ring dari batok kelapa asli yang dikerjakan secara manual (handmade) menciptakan perhiasan yang memiliki nilai seni kriya tinggi dan eksklusif.
Nuansa Klasik yang Membumi: Perpaduan warna natural batu yang cerah berpusat dengan gelapnya tempurung kelapa menghadirkan kesan estetik yang hangat, antik, serta sarat akan seni budaya tradisional yang berkelas di jari Anda.